BAPENDA DKI JAKARTA BALAS KUNJUNGAN BAPENDA BALI

Jumat, 29 Juni 2018


Rombongan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jakarta bertandang ke Bapenda Bali, membalas kunjungan yang sebelumnya dilakukan Bapenda Bali ke Bapenda DKI Jakarta. Rombongan diterima oleh Kepala Bapenda Provinsi Bali I Made Santha didampingi Sekretaris Bapenda Provinsi Bali, Kabid Pajak I, Kabid Pajak II, serta Kepala UPT Bapenda Kota Denpasar, di ruang rapat Badan Pendapatan Daerah Provinsi Bali, Jumat, 29 Juni 2018.

20 orang rombongsn yang dipimpin Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi DKI Jakarta Edi Sumatri bermaksud bertukar informasi tentang upaya pemanfaatan potensi yang ada guna dapat meningkatkan pendapatan serta pemanfaatan e-samsat yang telah di-launching secara nasional.

Kepala Bapenda Provinsi Bali menyampaikan terimakasihnya atas kehadiran dan kunjungan Kepala Bapenda DKI Jakarta beserta rombongan. Santha menjelasan gambaran umum mengenai e-samsat di Bali. Sampai 26 Juni 2018 sudah terealisasi kurang lebih 16 ribu. Bahwa di Bali sendiri hingga triwulan kedua perolehan untuk PKB 49,52 persen dan BBNKB 44,81persen. Jumlah ini masih relatif kecil dan belum memenuhi target. Sebanyak 85 persen pendapatan daerah berasal dari PKB ini. Selebihnya dari pendapatan lain-lain dan pariwisata.

Raihan pajak lebih didominasi oleh kendaraan bermotor roda dua di daerah pedesaan dan pinggiran. “Masalah piutang ini kami dari Bapenda mengandakan program samling (samsat keliling) dan door to door. Namun sepertinya belum maksimal menjangkau wajib pajak”. Karena itu, kata Santha Bapenda Bali mendesain samsat kancil yang sedang digarap dan masih digodok regulasinya. Samsat kancil operasionalnya menggunakan kendaraan roda dua dengan memaksimalkan aplikasi e-samsat untuk pembayarannya. (PH:Skn)