KUNJUNGAN KERJA

Jumat, 02 Maret 2012

Kunjungan kerja DPRD dan DPPAD Jateng.
 
                   Kunjungan kerja DPRD Jawa tengah dari Komisi C dan Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Aset Daerah Jawa tengah yang dipimpin langsung Hj. Novita Wijayanti, SE.MM, yang diterima langsung Kadispenda Provinsi Bali I Ketut Sudira, SH.MH. di Ruang Rapat Dispenda Provinsi Bali tanggal 1 Maret 2012. Rombongan yang berjumlah 25 orang tersebut sebelum mengarah pada tujuan pokok kunjungan, Kadispenda Prov. Bali Ketut Sudira di dampingi para pejabat eselon III di lingkungan Dispenda Prov.Bali sempat memaparkan potensi wilayah Bali secara panjang lebar, modal dasar berkembangnya Bali menjadi daerah obyek wisata dunia, serta nilai peradaban rakyat Bali yang diterima masyarakat dunia. Luas wilayah Bali memang kecil tapi mampu menarik simpatisan dunia untuk datang membawa rezeki dan tetap merasa aman hidup berdampingan dengan masyarakat lain.
                   Menyinggung masalah Pendapatan Asli Daerah dikatakan untuk tahun 2011 kemarin PAD Bali telah melampaui target dari yang ditentukan 1,1 Triliun hingga mendapatkan 1, 5 Triliun, itupun karena Bali dibanjiri 15.000 motor datang setiap bulannya, sedangkan masalah samsat On line baru bisa dilaksanakan hanya pada masing – masing kantor UPT di masing – masing kabupaten/ kota dan Dispenda Provinsi dan hanya punya PKB dan BBNKB saja. Sementara untuk di mall – mall dan gerai – gerai hingga saat ini masih dalam proses penjajagan.
                   Hj.Novita selaku ketua Komisi C DPRD Jateng merasa puas akan informasi yang diberikan Kadispenda Prov.Bali, sempat disampaikan potensi wilayah Jateng dan luas wilayah serta jumlah penduduknya yang jauh lebih banyak daripada Provinsi Bali.
 
 
                   Esok harinya Tanggal 2 Maret 2012, Kadispenda Prov.Bali, Ketut Sudira, SH.MH. didampingi para pejabat eselon III di lingkungan Dispenda Prov.Bali, kembali menerima Kunjungan kerja Rombongan Dinas Pendapatan Sumatera Utara yang diterima di Ruang Rapat kantor setempat. Rombongan yang berjumlah 15 orang tersebut dipimpin langsung H.Syafarudin, SH,MM. bermaksud tukar pendapat tentang hal yang sama seperti Dispenda Jawa Tengah, namun sempat dijelaskan Syafarudin bahwa Sumut telah mengadakan Samsat keliling dan pelaksanaan data base tanpa kendala. Serta pendapatan dati PKB/BNKB 3,6 T pertahun sedangkan APBD nya 6,4 T pertahun. Ketut Sudira SH.MH, dalam pada itu sempat menambahkan selain seperti memberikan informasi tersebut diatas bahwa potensi yang belum tergali seperti Sumbangan Pihak Ketiga di Airport Ngurah Rai tentang expedisi muat pesawat udara serta wisatawan kapal pesiar yang singgah di pelabuhan di seluruh Bali. Kembali menyinggung masalah Samsat On Line memang tidak semulus yang diharapkan dan kini masih saja ada kendala di pelaksanaan jaringan/database ( Slk).