RAT KPN "MERTHA SEDANA" DISPENDA PROVINSI BALI

Senin, 26 Maret 2012

RAT “KPN MERTHA SEDANA” Dispenda prov Bali Serahkan Bantuan Sembako di Panti Asuhan. Rapat Akhir Tahun Koperasi Pegawai Negeri Mertha Sedana Dispenda Prov.Bali berlangsung pada hari Selasa 20 Maret 2012 di Aula Dispenda Prov Bali. RAT Koperasi yang dihadiri oleh 356 orang perserta dari undangan seluruh anggotanya yang sedianya hadir 573 orang. Koperasi yang di nahkodai oleh Ni Luh Putu Seni Artini, SE.Ak.M.Si. mengatakan, Koperasinya saat ini punya SHU Rp. 929.777.591,09 dan pada RAT 2010 SHU Koperasi Mertha Sedana Rp. 715.614.982,00. Hal ini telah menunjukkan peningkatan yang cukup dan menurutnya ditahun yang akan datang mampu mendapatkan yang lebih banyak lagi. Sementara jenis usaha yang di lakukan selain usaha simpan pinjam juga di laksanakan usaha pertokoan berupa kantin dan foto copy. Koperasi Pegawai Negri Dispenda Prov. Bali yang telah berdiri sejak tahun 1996 telah berbadan hukum no.292/BH/AD/KWK.22/III/1996. Mendahului dilaksanakannya RAT, pengurus Koperasi KPN Mertha Sedana Dispenda Prov. Bali telah melaksanakan kegiatan sosial memberikan bantuan sembako kepada anak-anak yatim di panti asuhan Tat Twam Asi Denpasar. Bantuan diserahkan sejak Senin 19 Maret 2012 oleh ketua Putu Seni Artini di terima langsung Nyonya Gusti Ngurah Ketu bersama pengurus Panti lainnya yang di saksikan langsung anak-anak asuhannya. Nyonya Gusti Ngurah Ketu menaruh apresiasi penuh pada KPN yang telah ikut menanggung beban buat kelangsungan hidup anak-anak tidak mampu. Di lain pihak Seni Artini dalam pada itu mengatakan kami merasa terpanggil dan peduli terhadap panti ini yang telah mampu menyekolahkan anak-anak tidak mampu dari seluruh Bali ini baik dari tingkat SD-SMP-SMA dan Perguruan Tinggi hingga berusaha mencarikan kerja yang layak. Astungkara kami bisa setiap tahun akan melakukan hal ini,jelasnya. Dilain pihak Kadiskop dan UKM Kota Denpasar dalam sambutannya mengatakan membesarkan koperasi bukanlah besarnya SHU yang menjadi barometer tapi yang menjadi tolok ukur adalah tingkat kesejahteraan masyarakat yang membaik, kalau SHU besar otomatis pajaknya besar namun anggota belum tentu sejahtera, yang jelas tujuan pokok koperasi adalah meningkatkan kesejahteraan anggota. RAT KPN Mertha Sedana yang dibuka Kadispenda Prov. Bali Ketut Sudira, SH.MH dalam kata pembukaannya mengatakan melalui RAT koperasi mari kita pupuk rasa kekeluargaan, kegotongroyongan dan kebersamaan. Di dalam menerapkan paham koperasi kita harus mampu merencanakan dan menerapkan pola hidup yang terencana sederhana namun berkecukupan karena dengan bersama-sama menghidupkan koperasi niscaya kebahagian dalam kesederhanaan akan mudah kita capai. Lebih lanjut di tekankan kadispenda, sudah semestinya pengurus mencari peluang untuk pengembangan usaha, dan mengenai karyawan dan karyawati yang kena mutasi namun masih ada utang di Koperasi, pengurus diminta lebih agresif untuk mencarinya. (Slk).